2019 12 17 / joint art project for public space

This slideshow requires JavaScript.

KBRN, Surakarta: Kota Solo dan Kota Jeju Korea Selatan menjalin kolaborasi lebih dekat untuk penguatan seni dan budaya dengan membuat Instalasi seni untuk ruang publik di Taman Jayawijaya Solo, Selasa (17/12/2019). Instalasi seni yang dibuat kreatif dan artistik sehingga bisa dinikmati anak anak dan orang tua.

Disela Penandatanganan Prasasti Launching Joint Art Project for Public Space, Sekretaris Jendral UCLG ASPAC Bernadia Irawati Candradewi mengungkapkan, jarak hampir 5 ribu kilometer melintasi lautan tidak menghalangi anggota UCLG ASPAC dari Indonesia dan Korea Selatan untuk membina hubungan antar kota. Berdasarkan komitmen bersama untuk mengintegrasikan budaya sebagai bagian dari pembangunan Kota, seniman lokal dari Jeju dan Surakarta berkolaborasi.

“Mereka membuat instalasi seni ruang publik agar kota menjadi indah dan lestari yang difasilitasi UCLG ASPAC. Hasilnya adalah instalasi seni berupa kayu yang menyenangkan, kreatif dan artistik untuk dinikmati anak anak dan orang tua di Taman Jayawijaya. Kedepan akan dipromosikan lebih lanjut agar Solo lebih terkenal ke manca negara,” ujarnya.

Dalam kesempatan itu Walikota Solo FX Hadi Rudyatmo mengungkapkan, dengan memilih Taman Jayawijaya membuat Seni Instalasi karena merupakan taman cerdas bagian utara yang lokasinya cukup memadai. Dikatakan Rudy permainan seni diruang publik menggambarkan di Indonesia memiliki kemiripan kondisi geografis antara Jeju yang memiliki Gunung Halla dan Solo yang dikelilingi oleh Gunung Merapi – Merbabu dan Gunung Lawu. “Karena kita ada kemiripan dari segi geografis,” katanya.

Istalasi seni ini merupakan kolaborasi dari seniman patung dari Jeju, Kim Kidai dan dua arsitek asal Solo, Dian Arifianto Budi Susilo dan Galih Aji Priambodo. Instalasi seni ini dinamakan Jeju – Solo Joint Art Project untuk melambangkan persahabatan antar Jeju dan Solo.

“Kedepan Solo dan Jeju diharapkan dapat mengembangkan berbagai program yang lebih intensif di bidang seni kebudayaan secara berkesinambungan. Sehingga saling memberikan kontribusi dalam melestarikan warisan tradisi budaya,” pinta Walikota Solo.

source : https://bit.ly/2YZQYHo